Artikel

Dapatkan artikel terbaru dari kami

Peresmian SALUT Deti Muslaini Kabupaten Kepatang

Ketapang, 7 Desember 2024 – Universitas Terbuka (UT) Pontianak kembali memperkuat perannya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Barat dengan meresmikan Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Deti Muslaini. Bertempat di Jalan Gatot Subroto No. 20, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, acara ini dihadiri oleh Kepala SALUT Deti Muslaini, Detty Muslaeni, S.Pd, perwakilan UT Pontianak, mahasiswa, dan tokoh masyarakat setempat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat tahun 2023, kualitas sumber daya manusia di wilayah ini masih menjadi tantangan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar tercatat di angka 70,79, berada di bawah rata-rata nasional sebesar 72,91. Tingkat partisipasi pendidikan tinggi yang rendah turut berkontribusi pada tantangan ini. Dengan hadirnya SALUT Deti Muslaini, UT Pontianak berkomitmen untuk mendekatkan layanan pendidikan tinggi kepada masyarakat Ketapang, membuka peluang berkuliah dengan biaya yang terjangkau, fleksibel, dan berkualitas.

SALUT Deti Muslaini Pendidikan Tinggi yang Mudah dan Terjangkau

Dalam sambutannya, Detty Muslaeni, S.Pd, Kepala SALUT Deti Muslaini, menyampaikan bahwa kehadiran SALUT di Ketapang merupakan langkah strategis untuk mendukung masyarakat yang ingin meningkatkan jenjang pendidikan. “Dengan adanya SALUT ini, masyarakat Ketapang tidak perlu jauh-jauh keluar daerah untuk kuliah. Layanan ini memudahkan mahasiswa dalam mengakses pendidikan tinggi yang fleksibel dan terjangkau,” ujar Detty.

Direktur Universitas Terbuka Pontianak, Dr. Romi Siswanto, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa pendidikan tinggi merupakan kunci peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah. “Kami ingin menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di Kabupaten Ketapang, agar dapat mengakses pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya tinggi dan jarak. Dengan sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh (PTJJ), siapa pun bisa kuliah di Universitas Terbuka sambil tetap menjalankan aktivitas sehari-hari,” ungkapnya.

Peran Strategis SALUT dalam Meningkatkan SDM Daerah

SALUT Deti Muslaini hadir sebagai pusat layanan yang menyediakan berbagai fasilitas dan pendampingan bagi mahasiswa Universitas Terbuka, di antaranya:

  1. Layanan administrasi akademik, seperti pendaftaran, registrasi, dan konsultasi.

  2. Pendampingan dalam pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran jarak jauh.

  3. Fasilitas ruang belajar, diskusi, dan akses internet cepat.

Dengan pendekatan yang lebih dekat, SALUT memungkinkan masyarakat Ketapang untuk menempuh pendidikan tinggi tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi, kos, maupun kebutuhan hidup di kota besar.

“Kuliah di Universitas Terbuka sangat fleksibel. Masyarakat bisa bekerja sambil belajar, mengurus keluarga, dan tetap berkuliah tanpa perlu meninggalkan tanggung jawab sehari-hari. Ini adalah solusi nyata untuk meningkatkan kualitas SDM lokal,” tambah Dr. Romi Siswanto.


Masyarakat Kabupaten Ketapang yuuk kuliah di UT

Peresmian SALUT Deti Muslaini tidak hanya menghadirkan solusi pendidikan tinggi yang mudah dijangkau, tetapi juga menjadi upaya memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan daerah. Kabupaten Ketapang, dengan kekayaan sumber daya alam dan budaya lokalnya, membutuhkan generasi muda yang cerdas dan berkualitas untuk berperan dalam pembangunan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang, mulai dari lulusan SMA, pekerja, hingga orang tua, untuk memanfaatkan kesempatan ini. Kuliah di Universitas Terbuka tidak memiliki batasan usia, waktu, dan tempat. Mari bersama kita tingkatkan kualitas diri demi masa depan yang lebih baik,” ujar Detty Muslaeni, S.Pd.

Pendidikan Tinggi Investasi untuk Masa Depan

Dengan sistem pendidikan jarak jauh yang inovatif, Universitas Terbuka menjadi pilihan tepat bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa meninggalkan pekerjaan atau keluarga. Kehadiran SALUT Deti Muslaini di Kabupaten Ketapang diharapkan mampu meningkatkan jumlah partisipasi pendidikan tinggi dan memberikan dampak positif bagi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Direktur UT Pontianak menutup acara dengan optimisme. “Pendidikan tinggi adalah investasi terbaik untuk masa depan. Dengan hadirnya SALUT Deti Muslaini, kami percaya Kabupaten Ketapang akan memiliki SDM yang berkualitas, berdaya saing, dan siap membangun daerah,” tutup Dr. Romi Siswanto.

Mari Bergabung dengan Universitas Terbuka!

Universitas Terbuka Pontianak mengundang seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang untuk bergabung dan meraih pendidikan tinggi melalui layanan SALUT Deti Muslaini. Dengan biaya terjangkau, sistem fleksibel, dan layanan yang dekat dengan masyarakat, UT memberikan kesempatan bagi semua kalangan untuk mengejar impian dan membangun masa depan yang lebih cerah.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi SALUT Deti Muslaini di Jalan Gatot Subroto No. 20, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang atau akses laman resmi Universitas Terbuka Pontianak.

Kuliah di Universitas Terbuka: Mudah, Terjangkau, dan Berkualitas!

Baca Selengkapnya
Peresmian SALUT Deti Muslaini Kabupaten Kepatang

Ketapang, 7 Desember 2024 – Universitas Terbuka (UT) Pontianak kembali memperkuat perannya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Barat dengan meresmikan Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Deti Muslaini. Bertempat di Jalan Gatot Subroto No. 20, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, acara ini dihadiri oleh Kepala SALUT Deti Muslaini, Detty Muslaeni, S.Pd, perwakilan UT Pontianak, mahasiswa, dan tokoh masyarakat setempat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat tahun 2023, kualitas sumber daya manusia di wilayah ini masih menjadi tantangan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar tercatat di angka 70,79, berada di bawah rata-rata nasional sebesar 72,91. Tingkat partisipasi pendidikan tinggi yang rendah turut berkontribusi pada tantangan ini. Dengan hadirnya SALUT Deti Muslaini, UT Pontianak berkomitmen untuk mendekatkan layanan pendidikan tinggi kepada masyarakat Ketapang, membuka peluang berkuliah dengan biaya yang terjangkau, fleksibel, dan berkualitas.

SALUT Deti Muslaini Pendidikan Tinggi yang Mudah dan Terjangkau

Dalam sambutannya, Detty Muslaeni, S.Pd, Kepala SALUT Deti Muslaini, menyampaikan bahwa kehadiran SALUT di Ketapang merupakan langkah strategis untuk mendukung masyarakat yang ingin meningkatkan jenjang pendidikan. “Dengan adanya SALUT ini, masyarakat Ketapang tidak perlu jauh-jauh keluar daerah untuk kuliah. Layanan ini memudahkan mahasiswa dalam mengakses pendidikan tinggi yang fleksibel dan terjangkau,” ujar Detty.

Direktur Universitas Terbuka Pontianak, Dr. Romi Siswanto, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa pendidikan tinggi merupakan kunci peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah. “Kami ingin menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di Kabupaten Ketapang, agar dapat mengakses pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya tinggi dan jarak. Dengan sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh (PTJJ), siapa pun bisa kuliah di Universitas Terbuka sambil tetap menjalankan aktivitas sehari-hari,” ungkapnya.

Peran Strategis SALUT dalam Meningkatkan SDM Daerah

SALUT Deti Muslaini hadir sebagai pusat layanan yang menyediakan berbagai fasilitas dan pendampingan bagi mahasiswa Universitas Terbuka, di antaranya:

  1. Layanan administrasi akademik, seperti pendaftaran, registrasi, dan konsultasi.

  2. Pendampingan dalam pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran jarak jauh.

  3. Fasilitas ruang belajar, diskusi, dan akses internet cepat.

Dengan pendekatan yang lebih dekat, SALUT memungkinkan masyarakat Ketapang untuk menempuh pendidikan tinggi tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi, kos, maupun kebutuhan hidup di kota besar.

“Kuliah di Universitas Terbuka sangat fleksibel. Masyarakat bisa bekerja sambil belajar, mengurus keluarga, dan tetap berkuliah tanpa perlu meninggalkan tanggung jawab sehari-hari. Ini adalah solusi nyata untuk meningkatkan kualitas SDM lokal,” tambah Dr. Romi Siswanto.


Masyarakat Kabupaten Ketapang yuuk kuliah di UT

Peresmian SALUT Deti Muslaini tidak hanya menghadirkan solusi pendidikan tinggi yang mudah dijangkau, tetapi juga menjadi upaya memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan daerah. Kabupaten Ketapang, dengan kekayaan sumber daya alam dan budaya lokalnya, membutuhkan generasi muda yang cerdas dan berkualitas untuk berperan dalam pembangunan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang, mulai dari lulusan SMA, pekerja, hingga orang tua, untuk memanfaatkan kesempatan ini. Kuliah di Universitas Terbuka tidak memiliki batasan usia, waktu, dan tempat. Mari bersama kita tingkatkan kualitas diri demi masa depan yang lebih baik,” ujar Detty Muslaeni, S.Pd.

Pendidikan Tinggi Investasi untuk Masa Depan

Dengan sistem pendidikan jarak jauh yang inovatif, Universitas Terbuka menjadi pilihan tepat bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa meninggalkan pekerjaan atau keluarga. Kehadiran SALUT Deti Muslaini di Kabupaten Ketapang diharapkan mampu meningkatkan jumlah partisipasi pendidikan tinggi dan memberikan dampak positif bagi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Direktur UT Pontianak menutup acara dengan optimisme. “Pendidikan tinggi adalah investasi terbaik untuk masa depan. Dengan hadirnya SALUT Deti Muslaini, kami percaya Kabupaten Ketapang akan memiliki SDM yang berkualitas, berdaya saing, dan siap membangun daerah,” tutup Dr. Romi Siswanto.

Mari Bergabung dengan Universitas Terbuka!

Universitas Terbuka Pontianak mengundang seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang untuk bergabung dan meraih pendidikan tinggi melalui layanan SALUT Deti Muslaini. Dengan biaya terjangkau, sistem fleksibel, dan layanan yang dekat dengan masyarakat, UT memberikan kesempatan bagi semua kalangan untuk mengejar impian dan membangun masa depan yang lebih cerah.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi SALUT Deti Muslaini di Jalan Gatot Subroto No. 20, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang atau akses laman resmi Universitas Terbuka Pontianak.

Kuliah di Universitas Terbuka: Mudah, Terjangkau, dan Berkualitas!

Peresmian SALUT Sahat di Kabupaten Landak

Landak, 3 Desember 2024 – Universitas Terbuka (UT) Pontianak meresmikan Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Sahat di Kabupaten Landak sebagai bagian dari upaya meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi di Kalimantan Barat. Acara yang berlangsung di Jl. Pemuda Tungkul, Ruko Pasar Rakyat, dihadiri oleh Kepala SALUT Sahat, L. Sahat Tinambunan, tim Universitas Terbuka Pontianak, mahasiswa, serta tokoh adat dan masyarakat setempat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat, APK pendidikan tinggi di wilayah ini masih berada di angka 23,15% pada tahun 2023, di bawah rata-rata nasional yang mencapai 32,64%. Kabupaten Landak, dengan karakteristik geografisnya yang luas dan masyarakatnya yang heterogen, menghadapi tantangan besar dalam menyediakan akses pendidikan tinggi yang inklusif dan merata.

SALUT Sahat hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut, menghadirkan layanan pendidikan tinggi berbasis teknologi yang dekat dengan masyarakat dan terjangkau bagi semua kalangan.

Pendidikan Tinggi Dekat dengan Budaya Lokal

Dalam sambutannya, L. Sahat Tinambunan, Kepala SALUT Sahat, menekankan pentingnya pendidikan tinggi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Landak. “Sebagai wilayah yang kaya dengan tradisi dan budaya Dayak, pendidikan tinggi di sini juga harus mampu beradaptasi dengan kebutuhan lokal. SALUT Sahat hadir untuk memberikan akses pendidikan yang fleksibel tanpa mengorbankan budaya dan kearifan lokal masyarakat Landak,” ujarnya.

Direktur Universitas Terbuka Pontianak, Dr. Romi Siswanto, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa SALUT Sahat merupakan wujud komitmen UT dalam mendekatkan layanan pendidikan tinggi ke masyarakat daerah. “Dengan SALUT Sahat, kami ingin menjembatani masyarakat Kabupaten Landak untuk mendapatkan pendidikan tinggi tanpa harus keluar daerah. Pendidikan tinggi tidak lagi menjadi sesuatu yang mahal dan sulit dijangkau, tetapi mudah, fleksibel, dan tetap sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat,” ungkapnya.

Kuliah di UT: Terjangkau dan Fleksibel

SALUT Sahat memberikan berbagai layanan, termasuk pendaftaran mahasiswa baru, pendampingan akademik, pengelolaan administrasi, hingga fasilitas internet cepat untuk mendukung proses pembelajaran. Dengan sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh (PTJJ), mahasiswa dapat kuliah dari rumah, bekerja sambil belajar, tanpa harus meninggalkan keluarga atau tradisi lokal.

“Kami memahami bahwa masyarakat Landak memiliki akar budaya yang kuat, dan banyak yang berperan dalam kegiatan adat maupun ekonomi lokal. Kuliah di UT memberikan fleksibilitas waktu dan biaya, sehingga mahasiswa tetap dapat menjalankan tanggung jawab sosial dan adat mereka tanpa meninggalkan pendidikan,” tambah Dr. Romi Siswanto.

Angka Partisipasi Kasar Pendidikan Tinggi: Tantangan dan Harapan

Berdasarkan data BPS, tingkat partisipasi pendidikan tinggi di Kabupaten Landak masih perlu ditingkatkan. SALUT Sahat diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan tinggi. UT Pontianak optimis bahwa dengan mendekatkan layanan pendidikan ke wilayah ini, jumlah mahasiswa dari Kabupaten Landak akan terus meningkat.

Dalam konteks budaya lokal, pendidikan tinggi dapat menjadi alat pemberdayaan masyarakat adat untuk memperjuangkan hak mereka, menjaga tradisi, dan sekaligus mengikuti perkembangan zaman. “Kami percaya bahwa pendidikan tinggi bukan hanya soal akademik, tetapi juga soal menjaga nilai-nilai budaya yang ada di masyarakat Landak,” ungkap L. Sahat Tinambunan.

Mari Kuliah di Universitas Terbuka

Universitas Terbuka Pontianak mengajak masyarakat Kabupaten Landak untuk memanfaatkan kehadiran SALUT Sahat sebagai sarana mendapatkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan terjangkau. Dengan biaya kuliah yang kompetitif, tanpa biaya transportasi tambahan, dan fleksibilitas waktu, UT memberikan solusi pendidikan tinggi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal.

“Mari bersama kita tingkatkan angka partisipasi pendidikan di Landak. SALUT Sahat siap mendampingi Anda untuk meraih masa depan yang lebih cerah tanpa harus meninggalkan tradisi dan budaya lokal,” tutup Dr. Romi Siswanto.

Untuk informasi lebih lanjut tentang pendaftaran mahasiswa baru, kunjungi SALUT Sahat atau laman resmi Universitas Terbuka Pontianak. Mari bergabung dan jadilah bagian dari perubahan menuju masyarakat yang lebih cerdas dan berdaya saing!

Baca Selengkapnya
Peresmian SALUT Srikandi Kabupaten Bengkayang Propinsi Kalimantan Barat

Bengkayang, 1 Desember 2024 – Universitas Terbuka (UT) Pontianak terus berkomitmen untuk meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi di Kalimantan Barat dengan menghadirkan Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT). Hari ini, UT Pontianak meresmikan SALUT Srikandi yang berlokasi di Jl. Lenggawi No. 95, Kabupaten Bengkayang. Acara ini dihadiri oleh Kepala SALUT Srikandi, Mujilastuti, SM, perwakilan UT Pontianak, mahasiswa, serta tokoh masyarakat setempat.

SALUT Srikandi hadir sebagai solusi nyata bagi masyarakat Kabupaten Bengkayang yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya tinggi dan kendala akses. Dengan sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh (PTJJ), Universitas Terbuka menawarkan fleksibilitas belajar yang memungkinkan siapa saja untuk kuliah di mana saja dan kapan saja.


SALUT: Dekat, Mudah, dan Terjangkau

Dalam sambutannya, Kepala SALUT Srikandi, Mujilastuti, SM, menjelaskan peran strategis SALUT sebagai jembatan antara Universitas Terbuka dan masyarakat. “SALUT Srikandi hadir untuk mendekatkan layanan pendidikan tinggi kepada masyarakat Bengkayang. Kami menyediakan layanan akademik, administrasi, hingga fasilitas belajar yang dapat diakses tanpa biaya transportasi atau kebutuhan tempat tinggal di kota besar. Dengan ini, pendidikan tinggi menjadi lebih terjangkau dan inklusif,” ujarnya.

Direktur Universitas Terbuka Pontianak, Dr. Romi Siswanto, S.Sos., M.Si., menegaskan pentingnya peran SALUT dalam meningkatkan APK pendidikan tinggi di Kalimantan Barat. “Dengan SALUT, masyarakat tidak perlu meninggalkan pekerjaan atau keluarganya untuk kuliah. Kami menawarkan solusi pendidikan tinggi yang fleksibel, murah, dan berkualitas. SALUT Srikandi adalah komitmen nyata UT Pontianak untuk memperluas akses pendidikan tinggi di Kabupaten Bengkayang,” jelasnya.


Ajakan untuk Masyarakat Bengkayang

Acara peresmian ini juga menjadi ajang sosialisasi kepada masyarakat mengenai manfaat kuliah di Universitas Terbuka. UT Pontianak mengajak masyarakat Bengkayang untuk memanfaatkan SALUT Srikandi sebagai pusat layanan pendidikan tinggi yang mendukung berbagai kebutuhan belajar, seperti:

  • Registrasi mata kuliah dan administrasi akademik.
  • Pendampingan dalam belajar jarak jauh dengan fasilitas internet.
  • Konsultasi akademik dengan tutor.

“Kuliah di Universitas Terbuka bukan hanya tentang mendapatkan gelar, tetapi juga mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Dengan biaya kuliah yang terjangkau dan tanpa batasan usia, Universitas Terbuka memberikan kesempatan bagi siapa saja untuk mengembangkan diri,” tambah Mujilastuti.


Peningkatan APK Pendidikan Tinggi untuk Masa Depan

Keberadaan SALUT Srikandi di Kabupaten Bengkayang diharapkan mampu meningkatkan APK pendidikan tinggi di wilayah ini. Dengan pendekatan yang lebih dekat kepada masyarakat, UT Pontianak optimis bahwa semakin banyak warga Bengkayang yang dapat mengakses pendidikan tinggi. SALUT Srikandi tidak hanya memberikan layanan pendidikan, tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk belajar, berkolaborasi, dan mengembangkan potensi mereka.


Mari Kuliah di Universitas Terbuka!

Universitas Terbuka Pontianak mengundang masyarakat Kabupaten Bengkayang untuk bergabung dan meraih mimpi melalui pendidikan tinggi. Dengan SALUT Srikandi, kuliah menjadi lebih mudah, terjangkau, dan fleksibel. Mari manfaatkan kesempatan ini untuk masa depan yang lebih cerah!

Informasi lebih lanjut tentang pendaftaran mahasiswa baru dapat diperoleh langsung di SALUT Srikandi atau melalui laman resmi Universitas Terbuka Pontianak https://pontianak.ut.ac.id/

Baca Selengkapnya
Peresmian SALUT Sahabat di Kabupaten Mempawah

Mempawah, 30 November 2024 – Universitas Terbuka (UT) Pontianak kembali memperkuat komitmennya untuk memberikan akses pendidikan tinggi yang inklusif melalui peresmian Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Sahabat di Kabupaten Mempawah. Acara yang berlangsung di Jln. Raya Semudun, Desa Semudun RT 004 RW 002, Kecamatan Sungai Kunyit ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan Universitas Terbuka Pontianak, tokoh masyarakat, mahasiswa, dan Kepala SALUT Sahabat, Drs. Raden Suhartono, M.Si.

Peresmian SALUT Sahabat ini merupakan bagian dari upaya Universitas Terbuka Pontianak untuk mendekatkan layanan pendidikan tinggi kepada masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Mempawah. SALUT berfungsi sebagai pusat layanan akademik dan non-akademik yang memfasilitasi kebutuhan mahasiswa, calon mahasiswa, dan masyarakat umum. Dengan fasilitas modern seperti akses internet cepat, ruang diskusi, dan layanan administrasi yang lengkap, SALUT Sahabat siap mendukung keberhasilan proses pembelajaran berbasis teknologi informasi.

“Meningkatkan Akses Pendidikan Tinggi yang Lebih Dekat dan Fleksibel”

Dalam sambutannya, Kepala SALUT Sahabat, Drs. Raden Suhartono, M.Si, menyampaikan rasa bangganya menjadi bagian dari Universitas Terbuka dalam membawa layanan pendidikan tinggi ke wilayah Kabupaten Mempawah. “Dengan hadirnya SALUT Sahabat, kami berharap masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan pendidikan tinggi tanpa kendala jarak atau waktu. Ini adalah wujud nyata dari misi Universitas Terbuka untuk menciptakan pendidikan yang inklusif dan berkualitas,” ujarnya.

Direktur Universitas Terbuka Pontianak, Dr. Romi Siswanto, S.Sos., M.Si., juga memberikan apresiasi terhadap inisiatif ini. “Peresmian SALUT Sahabat diharapkan dapat menjadi titik awal transformasi pendidikan di Kabupaten Mempawah. Dengan sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh yang fleksibel, Universitas Terbuka hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa meninggalkan aktivitas sehari-hari,” jelasnya.

Antusiasme Masyarakat

Acara peresmian ini disambut dengan antusiasme tinggi dari masyarakat setempat. Mahasiswa yang hadir merasa terbantu dengan adanya fasilitas baru yang mendukung kegiatan belajar mereka. Tokoh masyarakat yang turut hadir juga mengapresiasi langkah Universitas Terbuka dalam memberikan solusi pendidikan tinggi yang terjangkau dan fleksibel.

Harapan ke Depan

Dengan diresmikannya SALUT Sahabat, Universitas Terbuka Pontianak optimis dapat meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi di Kabupaten Mempawah. SALUT tidak hanya menjadi pusat layanan, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi bagi mahasiswa, tutor, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan belajar yang inovatif.

Peresmian SALUT Sahabat menandai langkah besar Universitas Terbuka dalam menciptakan pendidikan yang tanpa batas dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, SALUT Sahabat diharapkan menjadi pusat layanan pendidikan yang handal dan inspiratif untuk wilayah lainnya di Kalimantan Barat.

Universitas Terbuka Pontianak: Membuka Akses, Membuka Kesempatan.

Baca Selengkapnya
UT Pontianak Jalin Langkah Strategis Bersama BPMP Kal-Bar

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kalimantan Barat, Universitas Terbuka (UT) Pontianak menjalin langkah strategis dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kalimantan Barat. Kerjasama ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam memajukan pendidikan dan meningkatkan akses belajar bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Sinergi Pendidikan untuk Masa Depan

Kolaborasi antara UT Pontianak dan BPMP Kal-Bar difokuskan pada berbagai aspek peningkatan mutu pendidikan. Beberapa program strategis yang akan dijalankan meliputi:

  1. Peningkatan Kompetensi Guru dan Tenaga Pendidik Melalui pelatihan dan workshop bersama, kerjasama ini berupaya memberikan pendampingan dan peningkatan profesionalisme bagi guru-guru di Kalimantan Barat.

  2. Akses Pendidikan Terbuka dan Fleksibel Universitas Terbuka, yang dikenal dengan sistem pembelajaran jarak jauh, akan memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat pedesaan dan daerah terpencil di Kalimantan Barat. Hal ini menjadi solusi atas tantangan geografis dan keterbatasan akses pendidikan.

  3. Penguatan Program Literasi dan Digitalisasi Pendidikan BPMP Kal-Bar dan UT Pontianak akan bekerja sama untuk mendorong pemanfaatan teknologi informasi sebagai sarana belajar, meningkatkan literasi digital bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Dukungan Infrastruktur dan Kolaborasi Berkelanjutan

Dalam gambar terlihat perwakilan dari kedua lembaga sedang berdiskusi di lingkungan BPMP Kal-Bar yang asri dan representatif. Hal ini menunjukkan kesiapan infrastruktur serta komitmen nyata dari kedua pihak dalam membangun pendidikan yang lebih baik.

Kepala BPMP Kal-Bar menyatakan, “Kerjasama ini merupakan langkah positif dalam mewujudkan pendidikan berkualitas dan merata di Kalimantan Barat. Bersama UT Pontianak, kami optimis dapat memberikan kontribusi yang signifikan untuk masa depan pendidikan di daerah ini.”

Sementara itu, pihak UT Pontianak juga menegaskan pentingnya sinergi ini dalam mendukung misi pendidikan inklusif dan fleksibel. Dengan memanfaatkan platform digital dan dukungan dari BPMP, diharapkan semakin banyak masyarakat Kalimantan Barat yang dapat mengakses pendidikan tinggi berkualitas tanpa hambatan jarak dan waktu.

Langkah Strategis Menuju Masa Depan Pendidikan Berkualitas

Langkah ini menjadi contoh kolaborasi ideal antara lembaga pendidikan tinggi dengan pemangku kebijakan pendidikan daerah. Dengan visi yang sama, UT Pontianak dan BPMP Kal-Bar berkomitmen untuk menghadirkan solusi atas tantangan pendidikan, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, dan mewujudkan generasi muda yang siap bersaing di era global.

Kerjasama ini bukan hanya langkah strategis, namun juga bentuk nyata kepedulian terhadap masa depan pendidikan di Kalimantan Barat. Sinergi ini diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan mampu membawa perubahan positif bagi daerah maupun bangsa.

Baca Selengkapnya
Sekda Landak Hadiri Orientasi Studi Mahasiswa Baru Universitas Terbuka Pontianak

Universitas Terbuka  (UT)  Pontianak melaksanakan kegiatan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) di Aula Kantor Bupati Landak yang secara langsung dibuka oleh Vinsensius Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Landak pada sabtu, 9 September 2023 pagi. OSMB merupakan kegiatan pengenalan mengenai proses belajar di UT yang menerapkan sistem belajar jarak jauh, Tujuan OSMB bagi mahasiswa UT adalah mengenal dan memahami sistem pembelajaran di UT serta mempersiapkan mahasiswa agar mampu belajar mandiri dan melaksanakan norma – norma yang berlaku di UT, khususnya yang terkait dengan Kode Etik dan Tata Tertib Mahasiswa.

Dalam sambutan Vinsensius Sekda Landak, Mahasiswa UT tentunya mampu  untuk memperoleh  Indeks Pembangunan Manusia  (IMP) yang sangat berperan penting dalam pembangunan perekonomian modern sebab pembangunan manusia yang baik akan menjadikan faktor-faktor produksi mampu dimaksimalkan. Mutu penduduk yang baik akan mampu untuk berinovasi mengembangkan faktor-faktor produksi yang ada, salah satunya adalah mengolah Tanah agar tidak kelaparan dan tidak sana sini pinjam, dan nantinya juga mahasiswa-mahasiswi mampu untuk mandiri.

lebih lanjut, Vinsensius menyebutkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yaitu mengukur capaian pembangunan manusia berbasis sejumlah komponen dasar kualitas hidup. Sebagai ukuran kualitas hidup, IPM dibangun melalui pendekatan tiga dimensi dasar. Dimensi tersebut mencakup umur panjang dan sehat; pengetahuan, dan kehidupan yang layak. Ketiga dimensi tersebut memiliki pengertian sangat luas karena terkait banyak faktor. Untuk mengukur dimensi kesehatan, digunakan angka harapan hidup waktu lahir. Selanjutnya untuk mengukur dimensi pengetahuan digunakan gabungan indikator angka melek huruf dan rata-rata lama sekolah,tutup Vinsensius. (yohanes)

Baca Selengkapnya
Gubernur Kalimantan Barat Hadiri Wisuda UT Pontianak Tahun Akademik 2023/2024 Ganjil

Kamis, 31 Agustus 2023 Universitas Terbuka (UT) Pontianak gelar Wisuda di Gedung Auditorium Universitas Tanjungpura (Untan), Pontianak di Jl. Moh. Isa (Ayani 1). Sejak pukul 06.00 pagi, mahasiswa sudah ramai berkumpul rapi dan memasuki gedung jam 07.00 pagi untuk melaksanakan prosesi wisuda yang berakhir jam 11.30 siang.

Wisuda ini dipimpin oleh Direktur UT Pontianak, Dekan FHISIP-UT yang mewakili Rektor UT, dan Rektor Untan yang diwakili oleh Wakil Rektor II Untan, Pontianak. UT Pontianak turut mengundang Gubernur Kalimantan Barat beserta jajaran dan pengurus Pokjar UT Pontianak yang selama ini telah membantu mengembangkan UT di Kalimantan Barat. Total peserta wisuda mencapai jumlah 1400 an dari seluruh 14 Kabupaten dan kota yang ada di Kalimantan Barat, tetapi yang hadir di Gedung Auditorium Untan hanya 800 orang. Hal ini disebabkan, total peserta wisuda terdiri dari mahasiswa yang telah lulus sejak 2020 - 2023 dan ada yang sudah mengikuti wisuda di UT Pusat secara online dikarenakan pandemi.

"Saya mengucapkan selamat para peserta wisudawan yg hadir di gedung Auditorium Untan. Selain para sarjana, ada 4 wisudawan lulusan  pasca sarjana dari program Magister Administrasi Publik dan Magister Manajemen. Sebagai tambahan informasi, kami UT sudah membuka program Doktor yaitu prodi Dokfor Administrasi Publik dan Doktor Ilmu Manajemen. Kerjasama kami baik dengan Untan dan Politeknik negeri Pontianak sudah sejak lama dan kami rencana kedepannya akan membuat kerjasama yang kebih luas lagi. Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UT prodi biologi sering menggunakan laboratorium Untan dan Politeknik negeri Pontianak. Kerjasama Tri Dharma Perguruan Tinggi sudah kami penuhi dengan baik. Dosen Untan sering membantu kegiatan tutorial kami, baik sebagai pengajar, penguji, korektor, dan membantu penelitian. Saya melihat juga kolaborasi antara Dosen UT dan Untan dalam pengabdian masyarakat" ujar Yudi Efendi, S.S., M.A. sebagai Direktur UT Pontianak.

"Kami segenap pimpinan dan civitas akademika UT menyampaikan ucapan selamat dan bangga atas kelulusan UT di wilayah kerja UT Pontianak. Kami harapkan lulusan dapat berkontribusi bagi kehidupan masyarakat, memberi peningkatan kualitas di daerahnya masing-masing dan juga membawa nama baik almamater UT. Kita berharap terus terjalin komunikasi antara  ikatan alumni dengan UT Pontianak maupun UT Pusat" harap Muhammad Husni Arifin, S.Ag., M.Si., Ph.D. Dekan Fakultas Hukum Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP)

"Pertama saya mengucapkan selamat atas wisudawan UT tahun 2023. Sangat luar biasa dan telah kita saksikan bersama-sama, kami dari Untan mengapresiasi UT yang semakin maju, semakin berkembang. Kerjasama antara UT dan Untan telah berlangsung lama dan semakin luas. kami selalu melakukan sharing demi dunia pendidikan di Kalbar baik itu SDM maupun sarana dan prasarana. Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada Pak Direktur dan Pak Rektor "ucap Wakil Rektor II (Bidang Umum dan Keuangan) : Prof. Dr. Jamaliah, S.E., M.Si.

Baca Selengkapnya
Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) dan Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) UT Pontianak Masa 2023 Ganjil secara DARING.

Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) dan Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) UT Pontianak Masa 2023 Ganjil secara DARING.

Mahasiswa Baru yang belum mengikuti OSMB dan PKBJJ pada Tahap 1, 2, dan 3 silahkan mengikuti Kegiatan OSMB secara daring pada tgl 23 September 2023 dan PKBJJ secara daring pada tanggal 24 September 2023.

Daftar Peserta OSMB dan PKBJJ dapat dilihat melalui link:

https://sl.ut.ac.id/47-osmbpkbjj-2023ganjil

Link Kelas OSMB:

https://sl.ut.ac.id/47-osmb2023ganjil

Link Kelas PKBJJ:

https://sl.ut.ac.id/47-pkbjj2023ganjil

Salam dan Sukses Bersama Universitas Terbuka

Making Higher Education Open to All

Baca Selengkapnya